Tuesday, August 28, 2018

Ibadah korban sudah boleh dilakukan secara online, sah atau tidak?

Tags

Ibadah korban adalah ibadah sunat yang dituntut oleh agama Islam. Ianya dilakukan dengan menyembelih ternakan korban pada Hari Raya Aidil Adha (10 Zulhijjah) dan Hari-hari Tasyrik (11,12 dan 13 Zulhijjah).

Pada lazimnya, di Malaysia penyembelihan ternakan korban ini dilakukan di masjid, surau, padang awam, balai raya dan rumah persendirian. 

Justeru, satu langkah penyelarasan aktiviti penyembelihan ternakan korban perlu dilaksanakan dengan kerjasama agensi kerajaan, pembekal ternakan dan juga orang awam yang terlibat secara langsung atau tidak langsung supaya aktiviti penyembelihan korban dapat dijalankan dengan lebih teratur, bersih dan mengambil kira kebajikan haiwan dan keselamatan makanan.

Berpandukan buku Garis Panduan Penyembelihan Ternakan Korban yang diterbitkan oleh Jabatan Perkhidmatan Veterinar Malaysia;

Buku garis panduan


Sekiranya, ternakan tersebut akan disembelih di masjid, surau, padang awam, balai raya dan rumah persendirian, selain daripada Sijil Kesihatan Veterinar dan Akuan Kebenaran Pindah, Permit Penyembelihan Luar juga perlu dipohon oleh pihak pengurusan ternakan korban atau mana-mana individu yang akan menjalankan aktiviti korban.

Permit Penyembelihan Luar boleh diperolehi dari Pusat Veterinar Kecil, Pejabat Veterinar Daerah, Ibu pejabat Perkhidmatan Veterinar Negeri yang berkenaan dan Rumah Sembelih Jabatan.

Penyembelihan Luar bagi tujuan sembelihan korban hanya dibenarkan pada 10, 11, 12 dan 13 Zulhijjah sahaja.

Pihak pengurusan ternakan korban atau mana-mana individu yang akan menjalankan aktiviti korban perlu memohon Permit Penyembelihan Luar sekurang-kurangnya dua (2) hari sebelum tarikh penyembelihan korban.

Ibadah korban di Indonesia

Tapi lain pula ceritanya di Indonesia seperti yang dilaporkan oleh media tempatan negara tersebut Liputan6.com. Laporannya seperti berikut;

Bayar kurban sekarang sudah bisa online

Kemajuan teknologi internet kian memudahkan aktivitas masyarakat dalam hal apapun. Bahkan, kini kegiatan kurban sudah bisa dilaksanakan secara online.

Pada awalnya, kurban dilaksanakan di tempat pekurban atau di tempat shohibul kurban tinggal (menetap) dan daging kurban dibagikan untuk masyarakat sekitar. Namun, kini beberapa ulama mu'ashir membolehkan kurban dilakukan secara online. 

Syeikh Ibnu Jibrin, salah seorang ulama dari Saudi Arabiyah dan juga Doktor Nashir Al Umar yang menyusun fatwa "Mawqi'ul Muslim", sepakat memilih pendapat tentang diperbolehkannya kurban onlineatau memindahkan kurban dari pekurban dengan syarat tersebarnya syiar Islam yang merupakan inti disunnahkannya ibadah tetap ada. Bahkan, menurutnya, makna kurban akan semakin kuat di daerah minoritas. Pasalnya, sebagaimana dipahami sesungguhnya tujuan dari berkurban adalah menampakkan syiar Islam di setiap daerah atau negara dan memberikan manfaat bagi kaum Muslim yang fakir dan miskin. 


Adapun proses melakukan kurban secara online adalah daging kurban akan didistribusikan oleh lembaga atau panitia kurban untuk dari tempat tinggal pekurban ke daerah atau negara lain yang membutuhkan, seperti daerah atau negara lain yang masuk ke dalam kategori miskin dan minoritas. 

Apabila, Anda ingin mencoba melakukan kurban online, Anda bisa menunaikannya melalui media yang aman dan terpercaya. Contohnya, Dompet Dhuafa.

Bayar kurban sekarang sudah bisa online

Tunaikan kurbanmu dan nikmati kemudahan pembayaran kurban melalui channel pembayaran online Dompet Dhuafa dengan cara klik kurban.dompetdhuafa.org, lalu pilih jenis hewan kurban anda yang terdiri dari kambing standar, kambing premium dan sapi. Kemudian, isi form data diri pekurban dengan lengkap.

Setelah selesai, klik 'kurban sekarang'. Pilih metode pembayaran, lalu akan diarahkan menuju portal pembayaran yang dipilih. Setelah konfirmasi pembayaran berhasil, buktinya akan dikirimkan ke donatur. -Liputan6

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon